Waskita Beton Precast Tetapkan 75% Laba Bersih untuk Dividen

by

Waskita Beton Precast Tetapkan 75% Laba Bersih untuk Dividen

Infomoneter.com-PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (5/4/2018),  sepakat untuk menetapkan dana sebesar Rp750,24 miliar atau sekitar 75% dari laba bersih tahun 2017 untuk dividen. Dividen yang akan diterima oleh setiap pemegang saham sebesar Rp30,6 per saham. Dividen ini akan kita distribusikan 30 hari setelah RUPS

Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana mengatakan bahwa keputusan perseroan untuk mengalokasikan sebagian besar laba yang diperoleh tahun lalu kepada pemegang saham karena dana perseroan yang ada saat ini dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan belanja modal dan modal kerja tahun ini.

Selain untuk dividen, para pemegang saham juga merestui penggunaan dana senilai Rp50,01 miliar atau 5% dari laba bersih 2017 untuk dana cadangan. “Sisa laba bersih itu akan dimasukan sebagai laba ditahan,” katanya.

Hingga akhir Desember 2017 perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1 triliun, tumbuh 57,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp634,82 miliar.

Tak jauh berbeda dengan laba bersih, pendapatan perseroan di tahun 2017 juga meroket 50,60% ke Rp7,1 triliun dari Rp4,72 triliun di tahun 2016.  Adapun kapasitas produksi beton precast perseroan per akhir Desember 2017 sebanyak 3,25 juta ton per tahun, yang dihasilkan dari 11 plant, 72 batching plant, dan 5 quarry.

Perseroan telah membukukan kontrak baru sebesar Rp 2,12 triliun sepanjang kuartal I-2018. Anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini baru meraih 18,4% dari target kontrak baru yang diincar sepanjang tahun ini yaitu mencapai Rp 11,52 triliun. Dengan tambahan kontrak baru itu, maka total kontrak yang dihadapi perusahaan pada kuartal I-2018 sebesar Rp 16,25 triliun.

Kontrak anyar yang diraih WSBP terutama berasal dari beberapa proyek jalan tol seperti Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Jalan Tol Tebing Tinggi Kuala Tanjung, dan proyek Jalan Tol Krakasan-Probolinggo.

Manajemen WSBP menyatakan, biasanya kontrak-kontrak baru bakal banyak diperoleh pada semester kedua. Saat ini, perusahaan tengah mengincar beberapa proyek untuk dikerjakan.

“Targetnya banyak seperti Balikpapan-Penajam sepanjang 12 km padasemester II-2018, lalu Demak-Legundi, Gresik, Probolinggo, dan Banyuwangi,” ujar Jarot Subana.

Saat ini, kontrak WSBP paling banyak masih didominasi dari induk usaha yaitu sebesar 80%. Hingga akhir tahun ini, WSBP berharap bisa memperoleh kontrak yang berasal dari luar WSKT sebesar 25%

Sementara itu, mantan komite audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anis Pariban dipercaya menduduki kursi Komisaris PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Hal tersebut dilakukan setelah perseroan memperoleh restu dari pemegang saham di RUPST.

Saat ini Komisaris Utama WSBP diduduki oleh 5 orang. Dengan demikian, susunan komisaris dan direksi WSBP pasca RUPST digelar adalah sebagai berikut.

Komisaris

Komisaris Utama: Tunggul Rajagukguk

Komisaris: Agus Sugiono

Komisaris: Anis Pariban

Komisaris Independen: Deddy Jevri Hanteru Sitorus