Tambang Batubara Bukit Asam Bakal Alihkan 65% Saham ke Inalum

by

infomoneter.com– PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana mengalihkan 65% kepemilikan sahamnya ke PT Indonesia Aluminium (PT Inalum). Pengalihan kepemilikan saham tersebut bertujuan untuk mendongkrak penyertaan modal pemerintah di PT Inalum.

Adapun kepemilikan saham yang bakal dialihkan tersebut, menurut keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/11/2017), adalah saham seri B PTBA sebanyak 1,498 miliar unit, atau sekitar 65,02% dari total saham yang disetor dan ditempatkan.

Total nilai nominal saham PTBA yang dialihkan itu mencapai Rp749,043 miliar. Dengan pengalihan tersebut, maka pemerintah menguasai 100% kepemilikan saham di PT Inalum. Meski demikian, pengalihan saham ini tidak mengubah pengendalian pemerintah di PTBA.

Kendati demikian, pengendalian pemerintah di PTBA pasca pengalihan saham tersebut menjadi tidak langsung. Pasalnya, hal tersebut akan dilakukan pemerintah melalui PT Inalum.

Hingga kini, harga PTBA dalam satu tahun belakangan ini bergerak pada kisaran Rp9.225-13.850 per unit. Tadi pagi, harga PTBA dibuka di posisi Rp11.000 per unit. Harga tertinggi PTBA tercatat pada 4 April 2017 di posisi Rp13.850 per unit dan harga terendahnya pada 27 September 2017 sebesar Rp9.225 per unit.

PTBA adalah emiten BEI yang bisnisnya bergerak di sektor pertambangan batu bara. Adapun bisnis PTBA itu meliputi kegiatan penyelidikan umum batu bara, eksplorasi, ekploitasi, pengolahan, pemurnian, pengangkutan dan perdagangan.

Disamping itu, PTBA juga menjalankan bisnis pemeliharaan fasilitas dermaga khusus batu bara, baik untuk kebutuhan sendiri maupun pihak lain, pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap serta jasa konsultasi dan rekayasa di bidang pertambangan batu bara beserta hasil olahannya. (Abraham Sihombing)