Semangat melayani dari Kantor Pertanahan Manggarai Barat

by

600600p662EDNmain9012GRS_3845(infomoneter)-Dengan keterbatasan yang ada, jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat bertekad untuk menyelesaikan pelayanan pertanahan khususnya pengukuran bidang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat, Marthen Ndeo yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/12).

Pemanfaatan sumber daya manusia serta semangat melayani merupakan strategi yang diterapkan untuk mengatasi permasalahan kurangnya tenaga juru ukur. “Ya,  satu petugas juru ukur dari kami melayani pengukuran satu desa kurang lebih sekitar  20 berkas permohonan,  jadi tidak ada lagi surat pemberhentian pengukuran dan jika ada masalah kita panggil petugas ukur karena dia yang tahu kondisi di lapangan” ,ujarnya.

Beliau juga menyampaikan setiap berkas permohonan yang masuk diwajibkan bagi pemohon untuk mencantumkan nomor telepon, “ini memudahkan kami dengan pemohon dalam rangka meningkatkan tertib administrasi pertanahan”, tegasnya.

Marthen juga menyampaikan bahwa jajarannya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang arti penting sertipikat tanah serta menyampaikan syarat-syarat mengurus sertipikasi tanah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar masyarakat dalam membeli bidang tanah tidak tertipu dan tidak menimbulkan konflik dikemudian hari.

Lebih lanjut ketika ditanya mengenai permasalahan terkait hak ulayat beliau menyampaikan harusnya sudah ada Peraturan dari Pemerintah Daerah yang mengatur tentang kepemilikan hak ulayat untuk mengurangi potensi konflik pertanahan, sehingga siapa yang berhak membagi tanah kepada masyarakat adat serta turunannya jelas, karena hak ulayat di wilayah Manggarai Barat ini cukup unik mempunyai lebih dari satu ketua adat, ini merupakan indikasi timbulnya konflik pertanahan yang berkepanjangan.

Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat juga berhasil mencapai target realisasi anggaran yang sudah ditetapkan meliputi pelayanan informasi pertanahan (pengecekan Sertipikat) 90 bidang, pelayanan pemeliharaan data pendaftaran tanah 59 bidang, pelayanan pemeriksaan tanah 39 bidang, pelayanan pendaftaran tanah 5 bidang, pelayanan pendaftaran tanah pertama kali 37 bidang, dan pelayanan survey, pengukuran dan pemetaan 52 bidang. (bpn.go.id).