Perkuat Bisnis Internasional, Telkom Membentuk International Capability Center

by
telkom
Direktur Utama Telkom, Arief Yahya, selaku Rektor Telkom Corporate University memimpin pelaksanaan Sidang Senat IV (5/2). Sidang ini merupakan wujud konsistensi Telkom Corporate University untuk memastikan link and match antara peningkatan performansi bisnis dengan sistem pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan di Telkom.

(infomoneter.com)-“Telkom mencapai kinerja bisnis yang membanggakan pada tahun 2013 yaitu Outlook Revenue diestimasikan tumbuh 8% ditengah pertumbuhan industi yang hanya 5-6%, Outlook EBITDA diestimasikan tumbuh 5-6 %, Outlook Net Income diestimasikan tumbuh 10%, dan harga saham Telkom tumbuh 18,8% selama tahun 2013,” ujar Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) Arief Yahya pada Orasi Sidang Senat IV Telkom Corporate University (Telkom CorpU) di Bandung (5/2).

Sidang senat IV ini merupakan wujud konsistensi dari Telkom Corporate University untuk memastikan link and match antara peningkatan performansi bisnis dengan sistem pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan di Telkom. Acara yang telah diselenggarakan kali keempat ini dihadiri oleh seluruh Direksi Telkom termasuk direksi anak perusahaan yang juga sebagai Dean bagi masing-masing Academy yang ada di Telkom Corporate University. Turut hadir pula mitra Telkom Corporate University yaitu Prof. Philip Parker dari INSEAD.

Arief menjelaskan, pada kesempatan kali ini sidang senat IV mengangkat tema besar tentang bagaimana Telkom membangun International Capability Center (ICC) dan membentuk competency melalui kursus pimpinan baru dengan sebutan “International Suspim” dimana pengajar dan siswa harus menggunakan Bahasa Inggris dan akan digabungkan dengan karyawan Singtel yang berkomitmen untuk mengirimkan karyawannya belajar di Telkom CorpU. Dalam pelaksanaan International Suspim, Telkom bermitra dengan INSEAD, Melbourne Business School, NUS Singapore, Thunderbird USA dan Orange France.

Sementara itu, Telkom membentuk ICC yang alignment dengan program utama Telkom yaitu International Expansion. Hal tersebut telah dibuktikan melaluiset-up bisnis-bisnis baru di kancah internasional pada tahun 2013, antara lain berhasil mendirikan Telkomcel di Timor Leste, berhasil meluncurkan Kartu As 2in1 di Hongkong, dan Document Management Service di Australia.

Fokus yang tidak kalah penting pada sidang senat IV kali ini adalah penyerahan Dokumen perencanaan pengembangan sumber daya manusia Telkom (HCD Plan) dari SGM Telkom CorpU selaku Vice Principal Tonda Priyanto kepada Direktur Utama Telkom selaku Principal dan launching Learning Card. Learning Card merupakan inovasi baru di bidang Learning yang dilakukan Telkom CorpU untuk meningkatkan alignment antara proses pembelajaran dengan peningkatan performansi bisnis.

Dengan demikian Invest in People yang merupakan bahwa inisiatif strategis utama Telkom Group dengan wujud Telkom Corporate University telah memiliki benang merah yang sangat kuat untuk mendukung pencapaian kinerja bisnis. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan pencapaian kinerja bisnis Telkom pada tahun 2013 tersebut didukung oleh suksesnya implementasi 3 program utama yaitu pencapaian revenue Telkomsel tumbuh double digit menjadi Rp. 60 Trilyun, pencapaian 1 juta pelanggan Usee TV, dan pencapaian international expansion dengan footprint di 7 Negara yaitu:

Singapura, Hongkong, Timor Leste, Australia, Myanmar, Malaysia, dan USA.

Seluruh Program Telkom dalam Invest In People tersebut akan di dukung oleh anggaran yang telah dialokasikan sebesar Rp 1 triliun untuk Telkom Group. “Saya harapkan apa yang kita tanam sekarang dapat membangun sustainable competitive growth perusahaan kita tercinta kedepan. Sebagaimana pepatahcina mengatakan “Jika kita ingin satu tahun kemakmuran, tumbuh kan gandum. … Jika kita ingin ratusan tahun kemakmuran, kembangkan orang-orang,”tutup Arief.