Per April 2018, Kontrak Baru PTPP Telah Mencapai Rp11,3 Triliun

by

Infomoneter.com – Hingga April tahun ini, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah membukukan kontrak baru sebesar Rp11,3 triliun. Posisi kontrak alami peningkatan 25 persen bila dibanding posisi Rp9 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan telah merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 23 persen dari total target,” kata Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat, di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp11,3 triliun, bilang dia, terdiri dari kontrak baru induk usaha sebesar Rp8,95 Triliun dan anak usaha sebesar Rp2,37 triliun.

Perolehan kontrak baru dari BUMN, dia mengaku, paling mendominasi, setidaknya mencapai Rp5,93 triliun atau 47,64 persen dari total kontrak. Kemudian disusul oleh swasta sebesar Rp5,03
triliun atau 44,44 persen

“Kemudian untuk APBN sebesar Rp897 miliar atau 7,92 persen dari total perolehan kontrak baru,” terang dia.Pada Maret lalu, padahal kontrak PTPP masih mencapai Rp9,5 triliun atau naik 42 persen dibandingkan dengan perolehan kontrak Rp6,7 triliun di periode yang sama di 2017.

Hingga akhir Maret, ‎kontrak baru dari BUMN pun masig mendominasi perolehan kontrak baru yang didapatkan perseroan dengan kontribusi sebesar Rp5,3 triliun atau setara 55,5 persen dari total kontrak baru, disusul oleh swasta sebesar Rp3,6 triliun atau setara 37,5 persen. Kemudian kontrak dari APBN sebesar Rp661 miliar‎ atau setara tujuh persen dari target kontrak di tahun ini.

D‎ari tipe pekerjaan, kontrak dari gedung memiliki porsi 55,5 persen, bandar udara (bandara) mencapai 20,2 persen, ‎serta jalan dan jembatan sebesar 11,7 persen.

Ketiga itu merupakan kontributor utama dari portofolio kontrak baru perseroan hingga Maret 2018 dengan kontribusi sebesar 87,4 persen. Sisanya disumbangkan oleh industri sebesar 6,1 persen, minyak bumi dan gas sebesar 4,9 persen, kereta api sebesar 0,9 persen, dan pembangkit tenaga listrik 0,7 persen. (Jep)