Penerbangan Perdana Myanmar Airways Dengan Pesawat E190s Embraer dari GE Capital Aviation Services

by

SONY DSC(Infomoneter.com)- Myanmar Airways, maskapai penerbangan milik negara Myanmar, hari ini meresmikan layanan, dari Yangon menuju Mandalay, menggunakan satu dari dua pesawatE190s Embraer yang disewa dari GE Capital Aviation Services(GECAS), layanan penyewaan dan pembiayaan pesawat komersial dari GE (NYSE: GE).

GECAS sangat senang dapat bermitra dengan maskapai penerbangan Myanmar untuk memperluas maskapainya dengan menggunakan dua pesawat modern dan hemat bahan bakar yang didukung oleh mesin dari GE,” kata Antony Snelleman, Vice President dan General Manager GECAS Asia. “Ini adalah salah satu wujud dari strategi kami untuk membangun bisnis kami di negara berkembang dan mengembangkan kapasitas yang akan memberikan kontribusi secara langsung terhadap perekonomian negara.”

Ini adalah pesawat E190s pertama yang bergabung dengan maskapai Myanmar Airways dan akan turut membantu modernisasi dan ekspansi maskapai.

GE berkomitmen untuk membantu Myanmar dalam memecahkan beberapa tantangan berat melalui inovasi. Sejak tahun 2012, GE telah mengamankan berbagai proyek di Myanmar dalam sektor kesehatan dan tenaga listrik. Denganmenjalankan layanan pesawat EmbraerE190 ini, GE jugaberkontribusi terhadap perluasan sektor infrastruktur transportasi dan aviasi negara. Pesawat baru ini akan menciptakan kapasitas yangdapat memberikan kontribusi secara langsung terhadap perekonomian negara.

 

Pesawat-pesawat tambahan ini akan bermanfaat bagi warga negara Myanmar denganmemodernisasikan infrastruktur transportasiaviasi negara. Ini merupakan pesawat modern yang hemat bahan bakar dandidukung oleh mesin CF34-10E yang diciptakan oleh GE Aviation serta fiturstateof-the-art, teknologi flyby-wire yang meningkatkan keamanan beroperasi dan sekaligus mengurangi beban kerja pilot dan konsumsi bahan bakar.

Pembukaan acara ini ditandai dengan pemotongan pita yang dilaksanakan di Bandara Internasional Yangon yang secara resmi menandakan masuknya dua pesawat dalam pelayanan maskapai. Acara ini turut dihadiri oleh beberapa menteri dan pejabat pemerintah, pejabat bandara udara, pejabat penerbangan sipil dan media lokal.

“Bekerjasama dengan perusahaan multinasional terkemuka seperti GE akan membantu memastikan pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi Myanmar, memberikan akses terhadap teknologi baru untuk negara serta membangun kapasitas dan pengakuan terhadap standar internasional,” kata Than Tun, Managing Director Myanma Airways. “Berkat perusahaan seperti GE dan solusi pembiayaan pesawat yang mereka berikan, kami dapat memperluas rute kami untuk pasar regional dan lebih mampu bersaing dengan operator lain di kawasan ini.”

Pesawat Embraer E190 ini didukung oleh mesin CF34-10E yang diciptakan oleh GE Aviation. Sejak tahun 2005 pesawat ini mulai memasuki berbagai layanan, terdapat kurang lebih 500 EmbraerE-Jets E190/195 yang telah masuk dalam pelayanan dengan lebih dari 60 pelanggan maskapai penerbangan. Pesawat ini memiliki rentang hingga 2.400 mil laut (4.448 kilometer) dan fitur stateof-the-art, teknologi flyby-wire yang meningkatkan keamanan beroperasi dan sekaligus mengurangi beban kerja pilot dan konsumsi bahan bakar.

Didirikan pada tahun 1948, Myanmar Airways adalah satu-satunya maskapai penerbangan Myanmar milik negara, saat ini melayanisemua tujuan domestik dari landasan utamanya diBandara Internasional Yangon. Ini merupakan transaksi pertama antara Myanmar Airways dan GECAS. (redaksiinfomoneter@yahoo.co.id/085282326867)