Panorama Group akan Terus Dukung Industri Pariwisata Indonesia

by

infomoneter.com – Panorama Group akan terus mendukung industri pariwisata Indonesia dengan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap industri yang saat ini sedang mengalami momentum pertumbuhan yang positif, terlebih terhadap kampanye Wonderful Indonesia yang dilakukan pemerintah secara masif di mancanegara.

Demikian diungkapkan Budi Tirtawisata, Group CEO Panorama Group, dalam acara Mega Conference 2018 dengan bertajuk “Taking Pride in Tourism: Indonesia and Asia Pacific Outlook Toward 2020” di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (01/02/2018).

Panorama Mega Conference 2018 ini digelar bersamaan dengan ulang tahun Panorama Group yang ke-45. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta yang datang dari kalangan industri pariwisata dan stakeholder.

“Melalui konferensi ini, kami akan memberikan tinjauan dan wawasan bagi para stakeholder di industri pariwisata Indonesia, Panorama sangat optimis menyambut masa depan pariwisata Indonesia, terutama menjelang 2020. Unit bisnis strategis kami akan disenergikan agar lebih aktif merespon tren yang muncul sehingga dapat terus memberikan yang terbaik bagi seluruh stakeholder kami,” papar Budi.

Panorama Mega Conference tersebut menghadirkan panelis dari industri pariwisata global antara lain Gloria Guevara, President & CEO World Travel & Tourism Council (WTTC); Hiroyuki Takahashi, President & CEO JTB Corp; Darren Ng, Managing Director TTG Media Asia; serta Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Dalam kesempatan tersebut, Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI, mengungkapkan, pemerintah saat ini terus mendorong pariwisata menjadi sektor unggulan bagi Indonesia. Karena itu, sektor pariwisata Indonesia memerlukan strategi yang tepat untuk meraih target besar, salah satunya mencapai kunjungan wisman sebesar 20 juta pada 2019.

“Kita memiliki potensi yang luar biasa dan telah menetapkan target yang luar biasa juga. Hasil yang luar biasa hanya bisa dicapai dengan cara yang tidak biasa,” ujar Arief.

Arif mengemukakan, hal tersebut telah dibuktikan dengan keberhasilan mendorong ranking Indonesia dari tidak terdaftar (Not Available), menjadi ke urutan 47 dunia pada World Economic Forum pada 2017 lalu.

Prestasi itu mampu melampaui Malaysia yang berada di posisi 96 dan Thailand di posisi 83. Kenaikan lainnya juga bisa dilihat dari peningkatan Indeks Daya Saing Wonderful Indonesia yang naik 8 poin, dari posisi 50 besar dunia ke peringkat 42.

Sementara itu, terkait dengan perkembangan pariwisata global, Gloria Guevara, President & CEO World Travel & Tourism Council (WTTC), mengungkapkan sektor pariwisata merupakan salah satu sektor penting bagi sebuah negara.

“Pariwisata di Indonesia memberikan kontribusi 6% (direct, indirect, induced) dari total GDP dan mendatangkan devisa sebesar Rp220 triliun. Disamping itu, pariwisata memberikan 2,4 lapangan kerja baru, sehingga sektor ini merupakan salah satu sektor penting bagi perekonomian Indonesia,” jelas Gloria.

“Pak Menteri Arief Yahya sangat menginspirasi. Dedikasinya membangun pariwisata Indonesia sungguh luar biasa. Kini pariwisata Indonesia tumbuh sangat bagus. Semua sektor berkembang,” ungkap Budi Tirtawisata.

Atas prestasi tersebut, maka Panorama Group memberikan gelar The Most Outstanding Achievement untuk Arief Yahya. Penghargaan ini diberikan saat Panorama Awards 2018 di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. (Abraham Sihombing)