Laba Destinasi Tirta Nusantara Tumbuh 32%Laba Destinasi Tirta Nusantara Tumbuh 32%

by

infomoneter.com– PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) mencatat laba Rp21,8 miliar (Rp38,64 per unit) di sepanjang Januari-September 2017, atau tumbuh 32,2% dibandingkan periode yang sama pada 2016 sebesar Rp16,49 miliar (Rp30,84 per unit).

“Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan sepanjang periode tersebut sebesar 13,3% menjadi Rp398 miliar dibandingkan per September 2016 sebesar Rp351,4 miliar,” ungkap Renato Domini, CEO PDES, di Jakarta, Rabu (08/11/2017).

Renato mengemukakan, pertumbuhan kinerja tersebut adalah hasil kerjasama seluruh tim internal perseroan serta dorongan pasar dari pemerintah yang membangun sektor pariwisata serta melakukan berbagai promosi pariwisata Indonesia yang dilakukan secara global.

“Itu adalah momentum yang sangat baik dan membuat kami semakin semangat untuk terus mempromosikan Indonesia sebagai daerah tujuan wisata di pasar internasional,” tukas Renato.
Dengan pertumbuhan penjualan, keuntungan, dan profitabilitas, PDES tahun ini berhasil masuk pada daftar bergengsi “50 Best of The Best Companies 2017” yang diadakan setiap tahun oleh majalah Forbes Indonesia.

Per September 2017, PDES telah menangani 125.000 wisatawan mancanegara, tumbuh 13% dibanding periode yang sama 2016. Dalam merespon pertumbuhan pasar, PDES meningkatkan kapasitas operasional melalui penambahan armada transportasi darat ukuran kecil dan medium.
Penyesuaian armada dilaksananakan untuk meningkatkan efisiensi biaya transportasi, menjawab permintaan wisatawan mancanegara yang kini datang dalam grup-grup yang lebih eksklusif dan lebih kecil.

Kedatangan wisatawan mancanegara kini juga lebih bervariasi, tidak hanya dari Eropa namun dari negara-negara Asia kini juga meningkat. India adalah salah satu pasar pariwisata Indonesia yang kuat, Data per Juni 2017 menunjukkan terdapat 233.738 kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia, atau tumbuh 25,05 % dibandingkan periode yang sama pada 2016.

Pertumbuhan itu didukung oleh pembukaan rute baru India – Indonesia oleh beberapa maskapai selama setahun belakangan. Kebanyakan dari wisatawan India menjadikan Bali sebagai tujuan utama, karena kesamaan latar belakang kultur dan religi.

Daerah tujuan wisata lain di Indonesia juga bertumbuh. Dengan promosi gencar yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk membuka daerah tujuan wisata, kunjungan wisatawan ke daerah tujuan wisata di bagian timur Indonesia juga mengalami peningkatan.

Potensi dan minat pasar dilihat bertumbuh cukup besar untuk Pulo Cinta di Gorontalo dan Labuan Bajo di Flores.

PDES juga terus berusaha untuk terus memberikan pengalaman yang terbaik dan kepuasan bagi para wisatawan mancanegara dengan terus melakukan pengembangan produk-produk dan layanan wisata tersebut. (Abraham Sihombing)