Kongres Growth, Innovation & Leadership (GIL) 2012

by

Infomoneter.com – Komunitas utama Frost & Sullivan yang terdiri dari para visionaries, innovator, dan pemimpin bisnis terkemuka dunia, GIL Global, menyelenggarakan kongres GIL 2012: Indonesia untuk pertama kalinya pada 23 Oktober lalu di Hotel Mulia, Senayan – Jakarta. Sebanyak 125 CEO dari berbagai sektor industri di Indonesia hadir dalam kongres interaktif dan berbagi ide-ide inovatif, best practices, dan solusi-solusi praktis yang dapat mempercepat pertumbuhan perusahaan dan inovasi.

Dalam pidato pembukaannya, Eugene van de Weerd, Country Director, Frost & Sullivan Indonesia menyatakan bahwa acara Frost & Sullivan’s GIL Global merupakan satu-satunya kongres yang menyatukan para pemimpin bisnis, CEO dan eksekutif senior terkemuka di Indonesia dalam satu forum yang memfokuskan agendanya untuk menginspirasi, membagi dan melibatkan mereka dalam ide-ide dan perspektif baru, memberdayakan inovasi sebagai daya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik demi pertumbuhan perusahaan dan karir mereka.
“Kami bangga dapat menyelenggarakan Growth, Innovation & Leadership Congress GIL 2012: Indonesia untuk pertama kalinya, yang merupakan sebuah acara global yang ditujukan khusus untuk para CEO di sektor industri energi, telekomunikasi, otomotif, logistik, penerbangan, kimia, farmasi, kesehatan, dan perbankan yang telah sukses diselenggarakan di Jepang, London, Rusia, Jerman, Italia, Korea, Afrika Selatan, Sillicon Valley, Singapura, Cina, Amerika Latin, Timur Tengah dan 12 kota lain di seluruh dunia. Dan akhirnya, Indonesia telah resmi tergabung dalam komunitas ini,”ungkap Eugene.
Eugene menjelaskan lebih lanjut bahwa tujuan utama dari GIL terfokus pada prioritas utama para CEO yaitu pertumbuhan. Kami menganggap pertumbuhan, inovasi dan kepemimpinan merupakan tiga karakteristik utama yang memungkinkan sejumlah perusahaan memimpin kompetisi dan memiliki pangsa pasar yang lebih besar dalam sektor industri mereka. Para thought leaders kami di Frost & Sullivan memberikan strategi dan best practices yang dibutuhkan untuk membantu para CEO dan tim pertumbuhannya mencapai tujuan mereka.
Aroop Zuutshi, Global President & Managing Director, Frost & Sullivan menyampaikan pidato sambutannya tentang Perjalanan Menuju Inovasi Visionaris (The Journey to Visionary Innovation), tentang bagaimana inovasi telah menjadi bagian penting dalam upaya untuk tumbuh dan bertahan dalam kondisi bisnis di masa depan, baik sebagai individu maupun perusahaan. Sedangkan dalam sesi selanjutnya, Chris de Lavigne, Vice President Global Consulting, Frost & Sullivan membahas mengenai riset bertajuk Techvisions 2020 yang mengidentifikasi 50 teknologi dan inovasi paling menarik yang akan membentuk dunia kita serta bagaimana teknologi dan inovasi tersebut akan mempengaruhi industri, strategi bisnis dalam beberapa tahun kedepan.
Selanjutnya Eugene van de Weerd berbicara tentang Pengaruh Mega Trends Terhadap Indonesia (Mega Trends’s Impact on Indonesia). Dalam presentasinya, Eugene mengidentifikasi Mega Trends yang paling utama secara global, skenario potensial mengenai tren-tren spesifik pada 2020, implikasi dari Mega Trends tersebut dalam mengubah industri, pasar dan budaya di Indonesia.
Kongres ini juga melingkupi tiga sesi Think Tank mengenai Di Manakah Posisi Anda? Matriks Keunggulan Pertumbuhan – Membandingkan Posisi Kita dan Menciptakan Sistem Navigasi Inovasi Visionaris (Where Are You? The Growth Excellence Matrix – Benchmarking Where We Are and Creating A Visionary Innovation Navigation System); Pengaruh Mega Trends Global terhadap Industri, Investasi, dan Korporasi (The Impact of Global Mega Trends on Industries, Investments and Firms); serta Keunggulan Implementasi: Mendayagunakan Fungsi Karir Best Practices (Implementation Excellence: Leveraging Best Practices Career Functions).
Selain pembicara-pembicara dari Frost & Sullivan, Handry Satriago, CEO General Electric Indonesia juga menyampaikan pidatonya yang bertajuk Apakah Inovasi Berperan Penting Bagi Bisnis Anda? (Does Innovation Really Matter to Your Business?). Dalam pidato interaktifnya, Handry menunjukkan bagaimana kemampuan suatu korporasi untuk berinovasi dan tumbuh menuntut adanya inspirasi dan keinginan besar untuk berubah.
Harry Sasongko, CEO of PT Indosat Tbk; dr. Gershu Paul, President Director Siloam Hospitals Group; Ilham A. Habibie, Ketua Komisi Tetap Riset dan Teknologi Kadin; Abdul Rahim Tahir, Managing Director, PT DHL Exel Supply Chain Indonesia dan Dr. Jonathan L. Parapak, Rektor Universitas Pelita Harapan juga menghadiri kongres ini sebagai panelis untuk membahas topik Future Connected Society and Its Impact in Indonesia, yang dimoderatori oleh Eugene van de Weerd.
GIL 2012: Indonesia terselenggara atas kerjasama dengan Mastel dan anggota-anggota Frost & Sullivan Growth Partner Alliance yang terdiri dari lembaga penyedia solusi, nirlaba, asosiasi, dan media partner seperti BrightTALK, Eloqua, Lenos Software, The Association of International Product Marketing and Management (AIPMM), Appropedia, Business Marketing Association (BMA), Carbon War Room, Clean Technology & Sustainable Industries Organization (CTSI), greeenstar.org, Strategic and The Society of Competitive Intelligence Professionals (SCIP), BoogarLists, Business Review India, ConferenceGuru, Connect-World, Enterprise Technology Management (ETM), Exec Digital, Innovation Management Magazine, Technology Digital, serta Toolbox.com.