Kisah CEO, Tembus Seperempat Triliun di Usia 26

by
Reiner Bonifasius Rahardja sebagai salah satu sosok young entrepreneur yang berpengaruh di dunia bisnis saat ini, terutama dalam hal pengembangan bisnis dan angka penjualan

New York(1)

(infomoneter.com)-Berbekal impian dan usaha yang tidak pernah putus, menjadikan Reiner Bonifasius Rahardja sebagai salah satu sosok young entrepreneur yang berpengaruh di dunia bisnis saat ini, terutama dalam hal pengembangan bisnis dan angka penjualan. Dengan menembuskan angka total penjualan lebih dari seperempat trilyun rupiah di usianya yang baru menginjak 26 tahun, membuat pria yang lahir di Jakarta, 13 Juli 1988 ini patut dijadikan sebagai sosok inspirasional, mengingat baru 6 tahun ia berkecimpung di dunia entrepreneurship.

Reiner, begitu Ia kerap disapa, lahir dan tumbuh dalam sebuah keluarga sederhana. Namun karena tekadnya yang luar biasa, bungsu dari dua bersaudara ini memutuskan untuk menghidupi dirinya sendiri tanpa menerima uang sepeser pun dari orang tua setelah lulus SMA di tahun 2006. Ia pun mengadu nasib dengan memulai karirnya sebagai sales kartu kredit sambil menjalani kuliah dan berhasil menjadi sales person terbaik dengan pencapaian penjualan tertinggi.

Berlatar belakang sebagai seorang anak muda yang memiliki self esteem yang rendah, cibiran, perkataan kecut, dan bahkan nilai jelek pun menjadi makanannya sehari-hari saat masih mengenyam bangku pendidikan. Teman-temannya menganggap ia tidak punya masa depan. Pahit memang, namun hal itu tidak membunuh karakternya, justru malah semakin membuatnya kuat dalam menghadapi persaingan dan masa depan. Tidak mudah menjadi anak sekolah dengan bobot 100 kilogram tanpa prestasi dan kekayaan yang berlebih. Tetapi siapa sangka, kini dengan penuh kerendahan hati ia selalu menerima semua orang dan mengajarkan prinsip-prinsip hidup yang positif, baik mengenai kehidupan sehari-hari maupun mengenai dunia usaha.

Sebelum menjadi sosok young entrepreneur, Reiner pernah bekerja di 3 perusahaan sekaligus dan menghasilkan lebih dari 25 juta rupiah per bulan di umur 20 tahun. Dalam kesehariannya, pria yang hanya butuh waktu 2,5 tahun untuk mendapat gelar Bachelor of Business Administration dari University of Southern Queensland itu menjadikan ayahnya sebagai sosok yang paling inspiratif. Berkat motivasi yang tidak pernah berakhir dari sang ayah ditambah dengan pengalaman serta jaringan yang luas, maka pria ini memutuskan untuk mulai mendirikan perusahaan di tahun 2008. Kini ia telah memiliki 3 perusahaan dan 1 organisasi non profit untuk pengembangan young entrepreneur di Indonesia yang dinaungi oleh perusahaan induk Reitech Solusindo dimana keseluruhan usahanya bergerak di bidang perdagangan dan export import.

Karena tetap merasa ingin mempertajam keunggulan di bidang sales dan marketing, secara professional ia menjabat sebagai Vice President of Marketing di sebuah perusahaan asing pada tahun 2010, dan berhasil meningkatkan angka penjualan perusahaan secara signifikan. Dihadapkan pada kondiisi dimana ia tidak memiliki waktu untuk keluarga dan bahkan dirinya sendiri, ucapan inspiratif sang Ayah akhirnya menggerakan hatinya, “Orang sibuk membuang kesehatan demi mencari uang, tapi nantinya mereka sibuk membuang uang demi mengembalikan kesehatan. Menginspirasi orang bukan dengan sakit-sakitan dan tidak punya waktu untuk keluarga!” Lagi-lagi oleh karena motivasi sang ayah dan bekal pengalaman yang cukup membuat pria yang sudah berkeliling dunia lebih dari 130 kota di 32 negara ini, memutuskan untuk menanggalkan jabatan tersebut dan kembali melanjutkan ekspansi bisnis dengan mendirikan perusahaan yang ke-4.

EnglandKeinginannya untuk mapan dan membahagiakan keluarga di usia 25 tahun telah tercapai. Lantas apa sebenarnya mimpi besar lain yang ingin diraihnya? Jawabannya sederhana, dengan waktu yang lebih fleksibel saat ini, pria yang sehari-harinya menyibukan diri dengan pelayanan ke komunitas kerohanian ini hanya ingin berbagi dan menginspirasi anak muda Indonesia. Reiner menjadi sumber inspirasi bagi sesama anak muda karena kerap mengajarkan strategi usaha mikro kecil menengah dan skill entrepreneur pada panti-panti asuhan dan komunitas anak muda secara gratis atas nama (tadinya dengan) organisasi non profit “ONE Team” yang merupakan singkatan Opportunity Never Ends.

Reiner berpikir bahwa jika ia bisa memperjuangkan mimpinya maka orang lain pun bisa. Angan yang dimulai sejak SMA, kini telah membuatnya tampil sebagai sosok inspirational young entrepreneur sejalan dengan tujuan hidupnya.

Terakhir Reiner berpesan agar anak muda Indonesia tidak berangan-angan untuk menjadi motivator, namun jadilah seorang inspirator. Menurutnya motivasi timbul dari kata-kata dan hanya membuat orang lain ingin melakukan sesuatu, sedangkan inspirasi timbul dari hasil nyata dan membuat orang lain ingin menjadi sesuatu. Dengan waktu kita bisa mendapatkan banyak hal, tetapi kita tidak pernah bisa membeli waktu walaupun sudah memiliki segalanya. “Sebab sukses tua itu biasa, sukses muda baru luar biasa”, tutup Reiner. (K1)