, , ,

Jelang Satu Abad, ITB Gelar Turnamen Golf Hingga Konfrensi Internasional

by

Keterangan Foto: Ki-ka Yv Tri Saputra ketua pelaksana kegiatan seabad ITB, Kadarsah Suryadi Rektor ITB, Betti Alisjahbana Ketua Majelis Wali

Jelang Satu Abad, ITB Gelar Turnamen Golf Hingga Konfrensi Internasional

Infomoneter.com– Institut Teknologi Bandung (ITB) yang diresmikan oleh Belanda, pada tanggal 3 Juli 1920 kini memasuki usia satu abad. Institusi pendidikan tinggi teknik tertua di Indonesia  dan  pada pada tahun 2020 berusia 100 tahun itu, hingga kini tercatat sudah melahirkan 100 juta sarjana teknik,  yang menyebar di berbagai lembaga dan sektor industri Indonesia dan dunia.

Dalam rangka menyambut perayaan 100 tahun itu, ITB  bekerjasama dengan Ganesha Golf  yaitu Komunitas Golf  Alumni Institut Teknologi Bandung – menggelar Official Fund Raising Golf Tournament Series di Damai Indah Golf,  Bumi Serpong Damai Golf & Country Club. BSD, Tangerang. Golf tournament itu diresmikan  pembukaannya dengan Shotgun  oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya,  didampingi  oleh Rektor ITB. Kadarsah Suryadi, pada Sabtu (09/12/2017).

Kadarsah Suryadi,  Rektor ITB mengatakan, menyambut ulang tahun ITB yang ke 100 tahun, pihaknya  mengangkat Thema: Innovation for Sustainable Growth. Serangkaian acara acara  berbagai bidang juga dilakukan, meliputi: olahraga, kesenian dan conference, rangkaian acara yang melibatkan civitas academica, mahasiswa dan juga komunitas alumni ITB dan perguruan tinggi teknik di Indonesia.

“Kita harapkan kegiatan ini mampu menjadi satu wadah untuk saling bertemu, membangun networking , bertukar informasi  dan pengetahuan sehingga bisa berkontribusi dan turut aktif mendukung program pemerintah  serta memberikan sumbangsih kepada  bangsa dan negara,”ujarnya.

Kadarsyah Suryadi menyampaikan komitmennya bahwa ITB sebagai Entrepreneurial University yang telah diikrarkan sejak 2014, telah membentuk inkubator yang dikelola oleh Divisi Pengembangan Kewirausahaan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB.

“Ya saat ini kami sudah membina sedikitnya 77 start up. Start up yang masuk dalam inkubator dikembangkan termasuk mempertemukan mereka dengan pemilik modal, dan inkubator ini tidak hanya untuk ITB tapi juga terbuka untuk umum” ujarnya.

Soal komitmen menjadi Entrepreneurial University, Kadarsyah menargetkan minimal 4% alumninya akan menjadi entrepenuer. Hal tersebut kata dia, penting, sebab sebuah negara akan maju bila berhasil mencetak banyak pengusaha. “Amerika Serikat bisa maju seperti sekarang karena memiliki pengusaha yang mencapai 8% dari jumlah penduduknya,” ujarnya.

Selain memperbanyak entrepreneur, ITB juga menyiapkan mahasiswa didiknya menjadi para peneliti serta profesioanal untuk mengisi kebutuhan kerja yang dibutuhkan dunia usaha.

Ketua Panitia Penyelenggara Seabad ITB, Boy Kombaitan menjeleskan setelah turnamen golf, kegiatan menyongsong Seabad ITB akan dilanjutkan dengan konfrensi internasional bertema Infrastruktur & Transportasi di Bandung, lalu konfrensi skala nasional dengan tema ekonomi kreatif di Bandung dan konfrensi internasional tentang ITC dan start up di Jakarta. Kegiatan tadi digelar sepanjang 2018.

Pada tahun 2019 kegiatan songsong Seabad ITB dibuka dengan menggelar konfrensi nasional dengan tema Maritim di Surabaya, lalu di Makassar dengan tema Pengembangan Wilayah Indonesia Bagian Timur dan di Medan dengan tema Mining dan Lingkungan Berkelanjutan.

Sementara di pada tahun 2020 yang merupakan tahun puncak HUT ITB ke-100 digelar kembali konfrensi internasional di Bali dengan tema energi dan lingkungan.

Kegiatan dilanjutkan dengan menggelar Smart Expo di Jakarta serta Pagelaran Budaya ITB Ganesha 100 di Bandung & Jakarta. “Selain itu kami juga mengadakan Bakti Sosial penataan lingkungan di Bandung terutama sekitar Kampus ITB bersama IKA ITB,” imbuh Boy.

Dalam Konfrensi Pers hadir juga Ketua Majelis Wali Amanat ITB, Betty Alisjahbana, lalu Tri Saputra selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Seabad ITB dan Noorcholis selaku Ketua Ganesha Golf.

Betty mengatakan saat ini ITB memiliki sebanyak 100.000 alumni dan telah banyak memberi kontribusi bagi kemajuan ekonomi, ilmu pengetahuan & teknologi di tingkat nasional bahkan dunia. Meski begitu Betty berharap perguruan tinggi teknik di Indonesia ikut berpartisipasi di acara tersebut sebab kegiatan digelar bukan hanya merayakan HUT ITB tetapi juga pendidikan teknik di Indonesia. Karena kelahiran ITB merupakan cikal bakal pendidikan teknik di Indonesia.

ITB yang diresmikan oleh Belanda, pada tanggal 3 Juli 1920, awalnya bernama TECHNISCHE HOOGESCHOOL TE BANDOENG (TH),  TECHNISCHE HOOGESCHOOL  merupakan cikal bakal Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia.  Pada tahun 3 Juli 1926, telah melahirkan  lulusan pertama Insinyur Indonesia dimana salah seorang diantaranya adalah Ir. Soekarno, Presiden Indonesia Pertama  meraih gelar Insinsyur Teknik Sipil. Setelah mengalami beberapa kali pergantian nama di era 1944 – 1959,  akhirnya pada tanggal 2 Maret 1959, Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno resmi mengubah namanya menjadi Institut Teknologi Bandung hingga sekarang. (kormen)