Bank Indonesia Efisiensikan Sistim Pembayaran Interkoneksi

by

infomoneter.com – Bank Indonesia (BI) melakukan efisiensi di bidang sistim pembayaran interkoneksi dengan meluncurkan sebuah platform bernama Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau disebut juga sebagai National Paymen Gateway (NPG).

Platform tersebut nantinya dapat memangkas biaya pembayaran interkoneksi, sehingga menjadi lebih murah. Selain itu, seluruh transaksi pembayaran melalui platform tersebut dapat dilakukan secara domestik sehingga sistim tersebut dinilai menjadi lebih aman, lebih cepat dan efisien.

Selama ini, proses pembayaran interkoneksi domestik masih terjadi di luar negeri. Pasalnya, sektor perbankan Indonesia masih menggunakan platform yang merupakan produk luar negeri untuk menjalankan sistim pembayaran interkoneksi tersebut.

“Proses pembayaran interkoneksi sebelumnya dilakukan di luar negeri kemudian di-routing kembali ke Indonesia sehingga tidak efisien. Pasalnya, masih ada biaya yang haru dibayar untuk jasa pemrosesan seperti itu,” papar Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (04/12/2017).

Agus menjelaskan, untuk saat ini, proses pembayaran interkoneksi seperti itu sudah tidak efisien lagi karena sekitar 80% justru terjadi di dalam negeri dan sisanya 20% di luar negeri.

“Karena belum ada platform GPN, maka pembayaran belum terhubung satu sama lainnya, sehingga kita kerapkali melihat mesin EDC yang berderet-deret di kasir supermarket,” tukas Agus.

Karena itu, Agus berharap, keberadaan platform GPN ini dapat mendorong interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran di Indonesia. Kedepan, GPN dapat dijadikan dasar ritel untuk efisiensi sehingga konsumen tidak perlu lagi memiliki kartu yang beragam di dalam dompet mereka. (Abraham Sihombing)