Multi Indocitra Kembangkan e-Commerce

by

infomoneter.com – PT Multi Indocitra Tbk (MICE), emiten BEI yang berbisnis di sektor distribusi alat kesehatan, kosmetik dan produk bayi, berencana mengembangkan e-commerce melalui bisnis ritel online sebagai salah satu wujud ekspansi usahanya.

Namun demikian, Ali Arifin, Corporate Secretary MICE, enggan merinci berbagai rencana bisnis e-commerce yang akan dilakukan perseroan tersebut dalam waktu dekat ini.

Seperti diketahui, perseroan pada 2016 telah meluncurkan situs e-commerce sendiri, yakni Babyworld.co.id. Perseroan hingga kini juga terus-menerus memperluas jaringan di situs e-commerce yang sudah ada.

Melalui business to customer (B2C), perseroan menjajakan berbagai produknya di Lazada, Blibli, Bhinneka, Alfaonline, Dinomarket, Sukamart, Seraya, Asibayi, Bilna, dan Tororo.

Disamping itu, perseroan juga memperluas jaringan pemasaran ke berbagai marketplace, yaitu Bukalapak, MatahariMall, Elevenia, Tokopedia, Happyfresh, Ensogo, Shopee, Qoo10, serta situs iklan baris OLX.

Ali hanya menuturkan, perseroan melalui anak usahanya, PT Multielok Cosmetic telah melakukan divestasi sebagian kepemilikan sahamnya di Pigeon Indonesia kepada Pigeon Singapore Pte Ltd. bernilai US$ 8,8 juta (Rp117,26 miliar).

“Dana hasil divestasi saham tersebut akan digunakan untuk melunasi utang dan membiayai pengembangan bisnis perseroan, terutama bisnis e-commerce,” ujar Ali di Jakarta, Senin (09/10/2017).

Per Juni 2017, utang usaha perseroan naik 17% menjadi Rp20 miliar. Sementara itu, utang bank jangka pendek turun 14% dari Rp 137 miliar menjadi Rp 117 miliar.

Kedepan, perseroan juga akan mengandalkan anak usahanya, PT Sinergi Multi Distrindo (SMD), dalam pengembangan bisnis distribusi berbagai produk konsumer. Anak usaha tersebut mulai beroperasi pada September 2017.

“Dengan demikian, SMD tidak hanya memasarkan dan menjual produk Pigeon saja, tetapi berbagai produk yang berasal dari prinsipal lainnya,” ujar Ali. Untuk hal ini, Ali juga tidak mau menyebutkan secara rinci produk-produk yang akan ditangani SMD.

Modal dasar SMD yang tercatat sebesar Rp10 miliar berasal dari alokasi anggaran belanja barang modal (capital expenditure/capex) MICE. Menurut akta pendiriannya, modal ditempatkan sebesar Rp10 miliar, sedangkan modal disetor sebesar Rp2,5 miliar.

Komposisi pemegang saham SMD adalah sebesar 99,999996% dikuasai oleh MICE dan sisanya sebesar 0,000004% dimiliki oleh Anthony Honoris.

Dengan pengoperasian SMD tersebut, demikian Ali, maka manajemen MICE menargetkan pertumbuhan antara 5-10% untuk bisnis perdagangan di dalam negeri. MICE juga akan memperkuat distribusi produk-produk yang berkontribusi besar terhadap nilai penjualan. (Abraham Sihombing)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *