Terobosan Suteja Sidarta Darmono, Jadikan Jababeka Sebagai Kawasan Industri Berbasis Teknologi

by

(infomoneter.com)-Kemajuan Teknologi informasi di Indonesia telah merambah semua sektor dan lapisan masyarakat. Mulai dari teknologi consumer, bisnis berskala UKM, sampai perusahaan kelas korporat. Dengan populasi lebih dari 250 juta orang dan jutaan pelaku usaha, Indonesia adalah pasar yang seksi bagi berbagai vendor teknologi internasional.

Untuk mengetahui bagaimana perkembangan industri teknologi informasi di Indonesia, bertempat di The President Lounge, Menara Batavia, Central Jakarta, pada Rabu (10/05/2017), digelar acara konferensi pers  The 1st Indonesia –China IT Summit. Acara ini menurut Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Suteja Sidarta Darmono (Sutedja), bagian dari upaya menggalang  ekpansi China untuk menanamkan modalnya dalam mendukung kemajuan sistem informasi di Indonesia.

“Inilah yang membuat kami mengundang mereka dan menggelar  acara ini,”ujar CEO yang merupakan generasi kedua, di puncak pimpinan Jababeka, itu.

CEO Zoomy Media Indonesia, Richard Ma, mengaku bangga dengan mendapatkan kerjsama dengan Jababeka ini. “Senang kerjasama dengan Jababeka sebagai pelopor kawasan Industri di Indonesia,”ujarnya.

Menurut Richard, Indonesia memiliki potensi yang luar bisa, penduduk besar dengan wilayah yang luar. Sektor UKM dan start upnya berkembang pesat. “Ini menjadi potensi  yang besar kedepannya,”ujarnya.

Di sela-sela acara The 1st Indonesia –China IT Summit,  Sutedja, mengatakan,  kedepan,  Kawasan industri di Cikarang akan disulap menjadi kawasan terpadu dengan dilengkapi teknologi yang handal. “Rencana ini setidaknya akan dilakukan dalam waktu dekat setelah PT Grahabuana Cikarang di bawah naungan PT Jababeka Tbk melakukan kesepakatan dengan PT Zoomy Media Indonesia untuk menjalin kerjasama,”ujarnya menebar senyum.

Menurutnya, Jababeka sebagai perusahaan pencetak kawasan industri selama ini belum maksimal dalam mengembangkan teknologi di areanya. Namun dalam waktu dekat Kawasan Industri yang berhasil dikembangkannya yaitu di Cikarang bakal menjadi kota seperti Silicon Valleynya Indonesia. Seluruh perangkat teknologi bahkan big data center perusahaan-perusahaan multinasional bakal dibangun di wilayah ini. Silikon Valley adalah kawasan di Amerika yang disebut sebagai ibu kota teknologi di dunia.

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Suteja Sidarta Darmono mengatakan pihaknya akan menggandeng PT Zoomy untuk rencana tersebut. Hal itu karena Zoomy dianggap sebagai sebuah perusahaan yang sangat kredibel dalam menciptakan kawasan industri berbasis teknologi.

Nantinya jika pusat teknologi tersebut terbangun di Cikarang, di pastikan sekitar 160 perusahaan atau industri di kawasan tersebut akan semakin berkambang. Bahkan Suteja optimis tidak hanya perusahaan existing di kawasan Cikarang saja yang bakal maju, namun bisnis startup berbasis teknologi seperti e-commerce di kawasan tersebut juga dipastikan berkembang.

“Kami ingin ciptakan ekosistem yang baik yang bisa akomodir keperluan IT dan e-commerce. Ini karena banyak sekali start up baru bermunculan di sana (Cikarang),” kata Suteja saat ditemui di kantornya, Rabu (10/5/2017).

Pihaknya bersama PT Zoomy baru akan melakukan penjajakan terkait rencana kerjasama membangun industri teknologi di kawasan Cikarang. Nantinya hasil analisis bersama baru akan dituangkan dalam bentuk kerjasama yang baku.

Suteja optimis jika rencana membangun basis data center di Cikarang akan direspon baik oleh pasar. Sebab saat ini Cikarang dianggap sebagai kawasan industri strategis. Hal itu karena kawasan ini sudah tersedia infrastruktur yang memadai. Bahkan saat ini mulai dibangun jenis infrastuktur baru seperti  tol elevated, Light Rapid Transit (LRT), Mass Rapid Transi (MRT) dan High Speed Train (HST) Jakarta – Bandung. Sehingga keberadaan infrastruktur ini nantinya akan memperkuat jika kawasan Cikarang layak menjadi pusat teknologi di Indonesia.

“Kita manfaatkan semua ini (infrastruktur) untuk bangun wadah baru. Kalau mau bikin Silicon Valley di Indonesia ya paling tepat di Cikarang karena infrastrukturnya paling bagus ada power plannya sendiri,” sambungnya.

Cikarang, kata Pria kelahiran 20 Mei 1981 ini, menjadi satu-satunya kawasan industri yang paling siap untuk menjadi kawasan big data center. Selain infrastrukturnya yang lengkap, kawasan ini juga menjadi wilayah jantung bagi industri di wilayah Jawa.

“Kami gandeng Zoomy  (PT Zoomy) sebuah perusahan China untuk jadi patner kami untuk eksplor kemungkinan ini,” pungkasnya. Kormen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *