Lions Club International District 307 A1 Ajak Artis ‘Missing You’ Pada Acara Periksa Mata Gratis

by

img-20161006-wa0016-640x426(Infomoneter) – Dalam rangka menyongsong perayaan 100 tahun, Lions Club International District 307 A1 bersama artis pemeran Film ‘Missing You’, menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan mata secara gratis kepada ratusan siswa-siswi SDN 16 dan SDN 17 Duri Kepa, Jakarta Barat, Kamis, (06/10), dengan mengajak serta artis pemeran Film ‘Missing You’.

Tjie Hoa Wang, District Governor Lions Club International District 307 A1 menjelaskan bahwa bakti sosial berupa pemeriksaan mata cuma-cuma bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) itu, sebenarnya bukan yang pertama kali digelar. Hingga Oktober 2016 saja, sudah sebanyak 10 ribu anak yang telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan mata gratis.
Namun, dalam rangka menyongsong perayaan 100 tahun Lions Club International dimana pada Bulan Oktober ini, Lions Club International mengedepankan ‘Centennial Service Challange’ dengan 4 program utama yaitu Youth, Vision, Feed the Hunger dan Environment, maka kegiatan itu pun digelar.
“Dalam rangka menyongsong 100 tahun keberadaan Lions Club International, kami memiliki program Centennial Service Challange yang mengutamakan anak-anak (Youth), mata (Vision), environment (lingkungan) dan feed the hunger dalam setahun dengan target sebanyak 100 juta orang seluruh dunia yang dilayani. Saat ini, angka itu sudah tercapai dari keempat program utama tadi,” pungkas Tjie Hoa Wang, menjelaskan.
Terkait kegiatan pemeriksaan mata gratis bagi siswa-siswi SD ini, lanjut Tjie Hoa Wang, Lions Club International District 307 A1 memiliki program bertajuk ‘Sight First’ khusus selama Bulan Oktober. Para relawan yang terdiri dari beberapa kelompok menyambangi sejumlah SD untuk memeriksa kondisi mata para siswa-siswi SD tadi. “Setelah diperiksa, jika ada siswa-siswi yang matanya bermasalah akan diperiksakan lebih lanjut, kemudian akan diberikan kacamata secara cuma-cuma. Tidak terasa, hingga saat ini sudah lebih dari 10 ribu siswa-siswi SD yang telah mendapatkan pelayanan ini,” tandas Tjie Hoa Wang, lagi.
Letsman Tendy, Produser Film ‘Missing You’ juga mengungkapkan hal yang sama. Tanpa disangka, pria yang selalu tampil sederhana ini, ternyata telah lama menjadi anggota Lions Club International District 307 A1 dan rutin mengikuti setiap kegiatan sosial yang dilakukan setiap bulannya. “Kegiatan yang ada di Lions Club International District 307 A1 dan Lions Club International secara umum, sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena alasan itulah, saya bergabung dan ingin mengabdikan diri kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Letsman, seraya tersenyum.
Sementara itu, Santana Sartana, artis pemain film ‘Missing You’ yang hadir mengikuti kegiatan itu mengaku sangat tersentuh dan menganggap kegiatan ini sangat positif. Selain itu, dirinya juga mengaku baru mengetahui bahwa ternyata banyak anak yang kini penglihatannya terganggu pada usia yang terbilang masih dini itu.
“Kegiatan ini sangat positif. Karena ternyata banyak anak SD yang penglihatannya terganggu dari kecil dan kegiatan ini benar-benar membantu mereka yang mungkin agak kesulitan untuk mendapatkan kacamata. Jadi, kegiatan ini benar-benar sangat bermanfaat dan positif sekali,” papar Santana, mengungkapkan.
Ketika ditanya apakah dirinya tertarik untuk bergabung dengan Lions Club International, Santana sambil tersenyum mengatakan dirinya sangat tertarik. Bahkan sedang memikirkan cara agar dapat pula mengajak rekan-rekan artis lainnya untuk bergabung dan turut serta dalam kegiatan sosial yang sangat bermanfaat ini.
“Saya tertarik untuk ikut bergabung. Saya sedang ‘mikir’ akan mengajak sejumlah rekan artis untuk bergabung juga. Supaya kegiatannya semakin baik dan para artis juga bisa terlibat dalam aksi sosial nyata untuk masyarakat,” ucap Santana, semangat.
Hal senada juga disampaikan Drs. H. Sapazin, guru senior di SDN 17 Duri Kepa, Jakarta Barat. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena kegiatan semacam ini terbilang sangat jarang dilakukan di sekolah negeri yang notabene memiliki peserta didik dengan latar belakang ekonomi yang beragam. Untuk itu, kegiatan ini sangat membantu dimana siswa didik sangat jarang memeriksakan kondisi matanya.
“Dengan adanya peran serta dari Lions Club International ini, kondisi mata anak dapat dideteksi sejak dini. Hal ini jelas sangat membantu siswa dalam kegiatan belajar-mengajar karena tak sedikit siswa yang memiliki gangguan dengan matanya yang menyulitkan para siswa dalam membaca pelajaran yang tengah diajarkan,” jelas Drs. H. Sapazin.
Dalam kegiatan ini, rata-rata sekitar 10-20 persen dari jumlah anak yang mendapatkan pemeriksaan mata, memiliki gangguan pada penglihatannya yang mengharuskan mereka menggunakan kacamata. Lions Club International District 307 A1 bekerja sama dengan beberapa optik penyedia kacamata, memberikan kacamata secara gratis kepada siswa yang terdeteksi memiliki gangguan penglihatan. “Umumnya 10-20 persen anak yang diperiksa memiliki gangguan penglihatan. Dengan gotong royong melalui iuran anggota dan kerja sama dengan sejumlah optik, kami pun memberikan kacamata secara gratis kepada anak-anak tadi,” kata Tjie Hoa Wang, menutup perbincangan. (RIZKI)